Bawa Senpi, 3 Pria Banyuwangi Diringkus Polisi

BANYUWANGI, Radarbesuki.com – Jajaran Sat Reskrim Polres Banyuwangi berhasil mengamankan pelaku yang kedapatan membawa dan memiliki senjata api ilegal.

Dia Agus Budiyono (31) warga Desa Jajag Kecamatan Gambiran, Norsius Mulyadi (48) warga lingkungan Cermean Krajan Kelurahan Boyolangu Kecamatan Giri dan Eko Adi Prasetyo (22) warga Desa Sumbermulyo Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Prathista Wijaya mengatakan, pada Minggu (27/05) sekitar jam 21.00 WIB, Unit Resmob Selatan menangkap pelaku Agus Budiyono di pinggir jalan sebelah jembatan Bangorejo, Jalan Raya Purwodadi Desa Porwodadi, Kecamatan Gambiran, saat mengendarai mobil Toyota Avanza.

“Setelah kita geledah, kita temukan 1 pucuk senjata api jenis M 16 (223) beserta magazen, 10 butir amunisi kaliber 5,5 mm, daging banteng/sapi hutan kurang lebih 20 kg, 1 kunci L, 1 kunci pembuka laras, 1 tas ransel warna hitam, 1 bilah senjata tajam parang atau golok. Dengan barang bukti itu, Agus Budiyono kita bawa ke Mapolres Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan,” kata AKP. Panji.

Dari hasil pemeriksaan, menurut AKP. Panji, Agus Budiono mengaku meminjam senpi jenis M16 dari rekannya Norsius Mulyadi warga Kelurahan Boyolangu Kecamatan Giri. Bedasarkan pengakuan Agus Budiyono, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap Norsius Mulyadi di Rumahnya.

“Agus Budiyono juga mengaku memiliki senjata api laras panjang rakitan yang dititipkan ke Eko Adi Prasetyo di Pesanggaran. Agus Budiyono menyebutkan, jika senjata itu diletakan Eko Adi Prasetyo di dalam gubuk atau gudang tempat obat di belakang rumah.

AKP. Panji menambahkan, berdasarkan keterangan itu, petugas langsung melakukan penggeledahan di TKP tersebut dan menemukan senjata api rakitan terbuat dari gagang kayu bekas senjata angin yang diberi laras panjang berpelatuk dan beramunisi buatan Pindad sebanyak 5 kotak berisikan 100 butir peluru caliber 5,56 X 45 milimeter. Di TKP, petugas juga mengamankan 1 kantong plastik yang diduga berisi daging hasil buruan.

“Saat ini para pelaku beserta barang bukti kita amankan ke Mapolres Banyuwangi,” jelasnya.

Mereka dijerat pasal 1 Ayat 1 Undang – Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api, amunusi dan bahan peledak. Dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau penjara sementara 20 Tahun penjara,” tegas Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Prathista Wijaya.

Menanggapi hal itu, Humas Perbakin Cabang Banyuwangi, Erwin Yudianto menegaskan, adanya kabar warga pembawa senpi rakitan yang ditangkap polisi tersebut bukanlah anggota club di bawah naungan Perbakin Cabang Banyuwangi. Mereka bukan anggota kami,” jelas Erwin.

@Dhon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *