Irwan D’Academy 2 Silaturrahmi di Besuki Lanjut Menghibur Ribuan “IrwanQu” di Sukosari Bondowoso

BESUKI – Menjadi juara pada ajang bergengsi Dangdut Academy Indosiar ke-2 rupanya tak menjadikan Irwan Krisdiyanto seperti kacang lupa kulitnya. Terbukti pada beberapa hari lalu ia kedapatan mengunjungi salah satu rekannya di Besuki Situbondo.

Arief Java, Master of Ceremony (MC) kawakan di wilayah Besuki dan sekitarnya adalah salah satu teman yang boleh dibilang sangat dekat dengan Irwan. Pada rabu 11 april lalu, kediaman Arief di Kota Timur Besuki mendadak ramai dikerumuni anak-anak muda dan ibu-ibu yang ternyata adalah komunitas IrwanQu (julukan bagi semua penggemar Irwan). Arief yang berhasil mempopulerkan slogan “Acoy Pak De” melalui Official Hastagnya #AchooyyPakDee ini tak menyangka jika kedatangan Irwan akan mengundang para fans datang. Padahal Irwan sendiri semula memang sedikit merahasiakan waktu tepatnya kapan akan bersilaturahmi.

“Beberapa hari sebelumnya memang ngasih tau mau ke rumah, tapi pas hari H gak ada kabar. Dia mau bikin surprise, jadi pagi berangkat tanpa ngasih kabar. Karena feeling dia akan datang, makanya saya ke jalan raya nungguin, takut benar-benar datang trus kesasar. Eh, gak taunya liat mobil dia parkir di depan mini market. Ya wes kita sama-sama kaget lalu saling melepas kangen”. Ungkap Arief via telpon kepada radarbesuki.com

Setelah sejenak melepas kangen di pinggir jalan, Arif dan Irwan juga yang lainnya kemudian masuk ke dalam mobil dan segera melaju ke arah barat. Masih menurut Arief, dirinya diminta mengantarkan rombongan yang didalamnya juga ada Ayah dan Ibu Irwan ke Utama raya, Hotel dan Resto terpopuler yang ada di wilayah kecamatan Banyuglugur Situbondo.

Tiba di Utama Raya mereka berbincang-bincang sambil menikmati hidangan yang dipesan. Karena memang tujuannya hanya ingin tahu tepatnya di mana lokasi Utama Raya, maka rombongan ini hanya beberapa saat saja singgah lalu kembali ke arah timur menuju kediaman Arief.

Tak disangka, setibanya di halaman rumah sudah ada beberapa muda-mudi menunggu bersama keluarga besar Fitri (istri Arief). Merekapun berkerumun mendatangi Irwan yang baru keluar dari mobilnya. Acara salam-salaman dan berfoto-foto ria menunjukkan kemeriahan. Berhubung moment itu banyak yang mengunggahnya ke akun media sosial, maka tak heran bila dalam waktu singkat kediaman Arief dipenuhi para IrwanQu hingga luber ke teras depan.

Irwan dengan sabar menyalami satu persatu penggemarnya sekaligus melayani permintaan foto bersama mereka. Setelah itu, ia lalu memasuki ruang tamu yang sudah disiapkan minum dan makanan ringan. Sambil menikmati hidangan tuan rumah, sesekali Irwan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para penggemarnya yang masih berkerumun.

Mengisi lelah dan menghindari kejenuhan, Irwan menyempatkan bernyanyi dengan diiringi permainan gitar akustiknya. Suara khas pria kelahiran Bondowoso yang besar di Sumenep ini seketika disambut histeria orang-orang disekitarnya. Irwan terus bernyanyi dan memainkan gitarnya, menghibur sekaligus mengobati rindu para IrwanQu dengan suara cengkok dangdutnya yang khas.

Acara silaturrahmi temu sahabat dan penggemar IrwanQu di rumah Arief berlangsung hingga sore hari. Menjelang malam, Irwan beserta rombongan bergegas pamit pulang. Ucapan terimakasih terungkap dari Arief, Istri, keluarga besar dan para IrwanQu yang juga dibalas ucapan sama oleh Irwan berikut rombongan. Setelah berjabat tangan dan sejenak foto bersama, dia lalu memasuki mobil dan melambaikan tangannya sebagai tanda perpisahan.

Sehari penuh, para penggemar Irwan yang ada di Besuki dan beberapa daerah sekitarnya terhibur karena dapat mengobati rasa rindu pada sang artis idolanya. Fenomena ini kemudian berlanjut di Bondowoso dua hari kemudian tepatnya di Kecamatan Sukosari pada hari Jum’at 13/04/18. Di sana Irwan tak hanya Bersilaturrahmi, ia juga memanjakan para penggemarnya dengan sebuah panggung pertunjukan yang dibiayainya sendiri, tanpa melibatkan satupun sponsor. Musisi yang tergabung dalam formasi IrwanQu Music adalah grup musik dangdut yang memang diinisiasi, dibentuk dan dimodali sendiri oleh Irwan. Hal ini juga diungkapkan oleh Arief yang sejak semula berdiri grup ini telah dinobatkan sebagai MC permanen oleh Irwan.

“Orkes ini Mas Irwan sendiri yang dirikan dan biayai. Tampil di sini (Sukosari) inipun modal sendiri, tak ada satupun melibatkan sposnsor. Tapi Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan penonton (IrwanQu) yang datang meramaikan acara juga membludak. Jalanan penuh hingga macet. Diperkirakan ada tujuh ribuan penonton yang hadir dari beberapa kota, bahkan dari Banyuwangi, Jember, juga banyak yang dari Madura hadir di sini”. Arief melanjutkan informasinya.

Lima hari acara konser Irwan dengan IrwanQu Music di Sukosari Bondowoso berlalu, tiba-tiba saja siang tadi, rabu 18/04/18 Irwan kembali mengunjungi kediaman Arief di Besuki. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh team radarbesuki.com untuk melakukan konfirmasi secara langsung. Irwan menceritakan Kebiasaan mengunjungi sanak saudara di sela-sela kesibukannya adalah suatu hal yang tak bisa ia tinggalkan. Selain itu keinginan menghibur para penggemar yang telah ikut serta menjadikannya seperti sekarang juga menjadi keharusan bagi Irwan. Namun yang paling menarik adalah cerita Irwan dibalik berdirinya IrwanQu Music yang penuh perjuangan, diawali dari ide mendirikan orghen/keyboard tunggal (electone-an).

“Bagaimanapun silaturrahmi dengan saudara itu penting. Dan membahagiakan penggemar adalah keharusan. Karena merekalah saya bisa menjadi seperti sekarang. Selain itu, keinginan membuka kegiatan produktif untuk ayah dan saudara-saudara lain akhirnya muncul IrwanQu Music. Itu awalnya dari electone-an. Hanya ada keyboard dan satu set sound system, kemudian nambah kendang, bass, terus nambah sound lagi hingga akhirnya jadi kayak sekarang. Pernah suatu saat ada acara manggung di Madura. Beberapa jam sebelum acara dimulai, soundsystem masih dalam perjalanan ke lokasi acara karena baru di beli di Surabaya. Itu perjuangan dan sungguh mengesankan “. Ucap Irwan dengan nada rendah yang sesekali bercampur Bahasa Madura.

Artis adalah sosok publik figur yang menjadi sorotan, bahkan seringkali menjadi inspirator bagi para penggemarnya. Sikap dan prilaku sang artis idola sedikit banyak tentu akan mempengaruhi penggemarnya. Sebaliknya, para penggemar dari salah satu artis biasanya ikut menandakan bagaimana sosok sang artis. Apa yang telah dilakukan Irwan yang tetap menjadi seorang rendah hati dan menjaga ikatan silaturrahmi dengan siapapun di tengah kesibukan dan popularitasnya serta terus berupaya membahagiakan para penggemarnya adalah sikap yang patut ditiru oleh mereka, para artis yang terkategori sombong dan lupa kulitnya.

@imam f

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *